
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima di bidang Administrasi Hukum Umum (AHU). Pada Rabu (4/2/2026), tim Duta Layanan AHU memberikan pendampingan bagi pemohon yang membutuhkan legalisasi dokumen internasional melalui layanan Apostille. Proses ini merupakan bagian dari upaya percepatan layanan publik bagi masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.
Pelayanan kali ini diberikan kepada seorang pemohon bernama Darwin yang memerlukan legalisasi dokumen publik untuk keperluan studi S-1 di Filipina. Dokumen yang diproses adalah fotokopi akta perkawinan yang memerlukan sertifikasi internasional agar diakui secara sah di negara tujuan. Tim layanan AHU berhasil menyelesaikan proses pencetakan sertifikat Apostille tersebut dalam waktu singkat, yakni sekitar 15 hingga 30 menit, bertempat di ruang layanan Kanwil Kemenkum Sumsel.
Layanan Apostille sendiri hadir sebagai solusi efisien bagi masyarakat karena menyederhanakan rantai birokrasi legalisasi dokumen publik ke luar negeri. Cukup dengan satu sertifikat tunggal yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum, dokumen tersebut telah memiliki kekuatan hukum yang sah di negara-negara anggota konvensi, sehingga sangat membantu para pelajar dan profesional.
Menanggapi efektivitas layanan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumsel, Maju Amintas Siburian, memberikan apresiasi atas kecepatan kinerja tim di lapangan. Beliau menyatakan bahwa kemudahan akses layanan AHU adalah prioritas utama untuk mendukung kebutuhan warga yang ingin meniti karier atau menempuh pendidikan di mancanegara dengan kepastian hukum yang jelas.
“Kami di Kanwil Kemenkum Sumsel selalu berusaha memastikan bahwa setiap layanan, termasuk Apostille, berjalan dengan transparan, cepat, dan profesional. Dengan prosedur yang semakin ringkas, kami berharap masyarakat dapat mengurus keperluan administrasi internasional mereka tanpa kendala. Kepuasan masyarakat dalam mendapatkan layanan hukum adalah indikator utama keberhasilan kami,” ujar Maju Amintas Siburian.
