
PALEMBANG – Memasuki hari kedua gelaran Info Franchise & Business Concept (IFBC) Expo 2026 di Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Sabtu (18/4), booth pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kanwil Kemenkum Sumsel mencatat lonjakan signifikan jumlah pengunjung. Kehadiran layanan jemput bola ini terbukti menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang tengah berburu peluang usaha sekaligus membutuhkan kepastian hukum terkait dokumen publik dan legalitas badan usaha. Petugas helpdesk AHU, Syawal dan Rizki, sigap melayani arus konsultasi warga yang datang sejak pagi hari.
Salah satu tren yang menonjol pada hari kedua ini adalah tingginya minat masyarakat terhadap layanan Apostille dan Legalisasi dokumen. Tercatat sebanyak lima pengunjung melakukan konsultasi mendalam mengenai prosedur penyederhanaan legalisasi dokumen publik agar diakui di luar negeri. Mayoritas pengunjung menanyakan persyaratan teknis untuk keperluan melanjutkan studi ke mancanegara, sementara sebagian lainnya berkonsultasi mengenai kelengkapan dokumen untuk keperluan bekerja dan rencana pernikahan lintas negara.
Selain layanan dokumen internasional, transformasi digital di sektor badan hukum juga menjadi fokus utama. Tim AHU melayani lima pengunjung yang melakukan konsultasi terkait pembaharuan akun Perseroan Perorangan. Tim teknis mengedukasi masyarakat bahwa proses pembaharuan akun kini jauh lebih efisien melalui portal layanan.ahu.go.id, dengan fitur verifikasi data diri dan pemindaian wajah (face recognition). Proses digitalisasi ini memungkinkan pemilik usaha memperbarui data mereka hanya dalam waktu kurang lebih 5 menit, memberikan kemudahan aksesibilitas bagi pelaku UMKM.
Antusiasme warga Kota Palembang pada hari kedua ini dinilai jauh melampaui hari pertama, di mana cakupan konsultasi meluas ke berbagai layanan AHU strategis lainnya. Sejumlah pengunjung tampak aktif berdiskusi mengenai mekanisme Kewarganegaraan, prosedur pendaftaran Koperasi Merah Putih, hingga tata cara pendirian Perseroan Terbatas (PT) bagi skala bisnis yang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa pameran IFBC bukan sekadar ajang promosi bisnis, melainkan juga wadah edukasi hukum yang efektif bagi masyarakat luas.
Keberadaan booth layanan ini di tengah ajang franchise nasional memberikan nilai tambah bagi ekosistem investasi di Sumatera Selatan. Dengan adanya pendampingan langsung dari Kanwil Kemenkum Sumsel, para calon investor tidak hanya mendapatkan inspirasi bisnis, tetapi juga memahami landasan hukum yang diperlukan untuk memproteksi hak dan kewajiban mereka. Komitmen Kemenkum untuk hadir lebih dekat melalui layanan konsultasi seperti Fidusia dan Koperasi diharapkan mampu memacu iklim usaha yang lebih sehat dan berstandar nasional.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, memberikan apresiasi atas tingginya animo warga Palembang di hari kedua ini. "Peningkatan jumlah konsultasi, terutama pada layanan Apostille dan Perseroan Perorangan, menunjukkan bahwa masyarakat Palembang semakin melek akan pentingnya legalitas dokumen di kancah global serta kemudahan berbadan hukum. Kanwil Kemenkum Sumsel akan terus mendukung mobilitas pendidikan dan ekonomi masyarakat melalui pelayanan AHU yang transparan, cepat, dan akuntabel di setiap kesempatan," tegasnya.

