
Palembang. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan bekerja sama dengan Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech Palembang menggelar kegiatan Edukasi Paten dan Hak Cipta, Senin (20/4). Acara yang mengusung tema Langkah Cerdas Melindungi Karya di Era Digital ini menjadi wadah penguatan kekayaan intelektual bagi civitas akademika.
Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech, Maria Veronika, dalam sambutannya menegaskan konsistensi kampus dalam mendorong kesadaran mahasiswa dan dosen untuk melindungi karya mereka. Pada kesempatan tersebut, Veronika turut memperkenalkan tiga proyek unggulan mahasiswa Palcomtech yang secara resmi menerima sertifikat pencatatan hak cipta dari Kementerian Hukum. Tiga karya tersebut adalah Aplikasi Pedikid, Brandbook Telaga Botanica, dan Palcomtech Chicken Box.
Momen ini juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama berupa Implementation Arrangement (IA) antara Program Studi Sistem Informasi, Program Studi Informatika, dan Program Studi Bisnis Digital Palcomtech dengan Kanwil Kemenkum Sumsel.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Alkana Yudha, yang hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sumatera Selatan. Dalam sambutannya, Alkana menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi telah menjadi pendorong utama pembangunan sosial ekonomi serta pertumbuhan industri. Beliau menekankan bahwa upaya meningkatkan kesadaran hukum di kalangan mahasiswa harus terus digencarkan sejak di bangku universitas agar tercipta generasi yang menghargai kekayaan intelektual.
"Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap adik-adik mahasiswa dapat menjauhkan diri dari praktik plagiarisme dan pemalsuan yang merugikan banyak pihak. Dengan mendaftarkan karya sejak dini, Anda memiliki dasar hukum yang kuat untuk melindungi hak sekaligus meningkatkan nilai ekonomis dari produk tersebut," ujar Alkana dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Alkana mengajak perguruan tinggi untuk menjadi mitra dalam mengembangkan sistem kekayaan intelektual dan mendorong para inventor untuk berkarya. Beliau menutup sambutan dengan harapan agar Indonesia dapat meningkatkan kinerja ekosistem inovasi nasional sehingga lahir lebih banyak produk inovatif yang mendunia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi mengenai paten, hak cipta, layanan apostille, dan perseroan perorangan. Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam membangun kolaborasi dan komitmen pembangunan kekayaan intelektual di Sumatera Selatan.




