
PALEMBANG – Tim Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI), Yenni, bersama tim menghadiri pembukaan pameran hasil karya mahasiswa bertajuk "Palcomtech Student Project Program For Tomorrow". Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Yayasan Pendidikan Palcomtech, Rektor Palcomtech, perwakilan LLDIKTI Wilayah II, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. Sumsel, Duta Literasi Sumsel, serta mitra strategis lainnya.
Rektor Palcomtech, Maria Veronika, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pameran tahun ini menampilkan sebanyak 169 proyek orisinal hasil karya mahasiswa. Agenda tahunan yang telah dimulai sejak 2023 ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya nyata yang berdampak langsung pada dunia industri. Pameran ini menjadi bukti bahwa inovasi mahasiswa bukan sekadar tugas akademik, melainkan solusi kreatif yang siap diimplementasikan secara luas.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel, Maju Amintas Siburian, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Palcomtech dalam melahirkan inovator muda. Beliau menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Sumsel akan selalu mendukung penuh setiap upaya institusi pendidikan dalam memajukan ekosistem kreatif. "Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa Palcomtech. Inovasi-inovasi seperti ini adalah aset berharga bangsa yang harus dijaga. Saya mendorong agar seluruh karya yang memiliki nilai ekonomi dan keunikan ini segera dipayungi oleh perlindungan Kekayaan Intelektual agar kreativitas mereka tidak disalahgunakan oleh pihak lain," tegas Maju Amintas Siburian.
Kepala Bidang Pelayanan KI, Yenni, menambahkan bahwa karya-karya yang dipamerkan mencerminkan keberhasilan implementasi pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE). Setiap proyek menunjukkan hasil pembelajaran yang terukur, mulai dari tahap analisis hingga kemampuan mengomunikasikan ide secara efektif. Yenni menekankan bahwa aspek legalitas adalah langkah krusial untuk mencegah klaim sepihak serta meningkatkan nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan melalui pendaftaran di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke setiap booth peserta pameran. Dalam kesempatan tersebut, tim Kanwil Kemenkum Sumsel melakukan sosialisasi langsung kepada para mahasiswa mengenai jenis-jenis kekayaan intelektual yang relevan, mulai dari Hak Cipta hingga Paten dan Desain Industri. Edukasi langsung ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran para inovator muda untuk lebih peduli terhadap perlindungan hukum atas kreativitas yang telah mereka bangun dengan kerja keras.

