
Palembang, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menghadiri kegiatan launching website e-commerce “SI CANTIK” (Sentra Industri Cipta Karya Warga Binaan Terampil Inovatif dan Kreatif) yang digelar oleh Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang.
Acara berlangsung di kawasan Kambang Iwak, Kota Palembang, pada Sabtu (25/10), pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sumsel bersama jajaran, serta para stakeholder terkait.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang menyampaikan bahwa peluncuran website “SI CANTIK” menjadi momentum penting untuk memperkenalkan hasil karya dan produk warga binaan kepada masyarakat luas. Platform ini diharapkan dapat menjadi sarana pemasaran yang efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan menegaskan bahwa “SI CANTIK” bukan sekadar platform digital, tetapi juga wujud nyata kreativitas dan inovasi dari warga binaan. “Melalui website ini, diharapkan tumbuh rasa percaya diri bahwa di balik jeruji, warga binaan tetap mampu berkarya dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan prosesi peresmian website “SI CANTIK”, penyerahan 5.000 bibit kelapa kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Palembang, serta penyerahan sertifikat hak cipta atas motif batik hasil karya warga binaan.
Selain itu, warga binaan juga menampilkan tarian kreasi dan pameran hasil karya yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh stakeholder yang hadir.
Selain itu,Kakanwil Kemenkum Sumsel,Maju Amintas menyampaikan bahwa Hak Cipta tidak hanya terbatas pada masyarakat luar tetapi bisa juga dari balik jeruji seperti Warga binaan Pemasyarakatan.
"Hak cipta bisa saja dari manapun bukan hanya masyarakat luar pada umumnya akan tetapi Hak cipta bisa juga didapat dari balik jeruji seperti hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan"ujarnya.


