
Batam — Enam peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) asal Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan mengikuti rangkaian Pelatihan Fisik Mental Disiplin (FMD) yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum Kepulauan Riau selama 4 hari di Batam. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam membentuk ASN PPPK yang berkarakter, berintegritas, serta siap menjalankan tugas pengabdian secara profesional.
Sejak hari-hari awal pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dari jajaran TNI AU Lanud Hang Nadim Batam. Materi ini menekankan nilai-nilai kebangsaan, sejarah perjuangan bangsa, serta peran strategis ASN dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan ideologi, keamanan, dan persatuan nasional.
Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Hukum Kepulauan Riau, Ivansyah Indra Zainal, menegaskan bahwa Pelatihan FMD dirancang sebagai pembinaan menyeluruh, tidak hanya untuk meningkatkan ketahanan fisik, tetapi juga membentuk karakter dan mental aparatur negara.
“FMD ini adalah proses pembentukan jati diri ASN PPPK agar memiliki disiplin, integritas, serta semangat kebangsaan yang kuat sebagai fondasi dalam menjalankan tugas di unit kerja masing-masing,” ujarnya.
Penguatan karakter peserta juga dilakukan melalui pembekalan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba yang disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau. Peserta dibekali pemahaman mengenai bahaya narkoba, pola peredaran, dampak jangka panjang, hingga regulasi dan sanksi hukum, sebagai upaya mewujudkan ASN yang bersih, sehat, dan berintegritas.
Selain itu, Kabadiklat Hukum Kepri turut memberikan penguatan nilai-nilai Pancasila serta motivasi kepada peserta. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, dan membangun kebersamaan sebagai satu tim. Menurutnya, kekompakan dan etos kerja yang kuat akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.
Dalam rangka membangun solidaritas, peserta FMD juga mendapatkan pembinaan penanaman jiwa korsa melalui berbagai aktivitas kelompok, latihan kekompakan, yel-yel, dan dinamika tim. Instruktur TNI AU Lanud Hang Nadim Batam menekankan bahwa jiwa korsa dan loyalitas tim merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan saling mendukung.
Pembentukan kedisiplinan diterapkan melalui pola kegiatan harian yang terstruktur, mulai dari ibadah bersama, makan bersama, hingga apel tepat waktu. Pembiasaan ini bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab, etika, serta kedisiplinan yang diharapkan dapat terbawa dan diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.
Peserta juga mengikuti latihan fisik intensif yang meliputi olahraga dasar, latihan ketahanan, serta pembinaan kekuatan fisik secara bertahap. Latihan ini dirancang untuk meningkatkan stamina, fokus, dan kesiapan peserta dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara yang profesional dan tangguh.
Pelatihan semakin lengkap dengan latihan keterampilan baris berbaris dan tata upacara bendera yang dibimbing langsung oleh instruktur TNI AU Lanud Hang Nadim Batam. Melalui latihan ini, peserta dilatih ketepatan gerak, kerapian, dan kedisiplinan sebagai bagian dari pembentukan sikap mental dan profesionalisme ASN.
Puncak pelatihan ditandai dengan Malam Api Semangat Bela Negara yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini dipimpin oleh Kabadiklat Hukum Kepri dan dihadiri Komandan TNI AU Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, M.Tr.Opsla. Momentum penghormatan dan penciuman bendera Merah Putih menjadi refleksi atas perjalanan pelatihan sekaligus peneguhan komitmen pengabdian para peserta.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menyampaikan apresiasi atas kesungguhan enam peserta PPPK yang telah mengikuti Pelatihan FMD dengan penuh dedikasi.
“Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi PPPK Kanwil Kemenkum Sumatera Selatan untuk membangun karakter, disiplin, dan integritas. Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh selama FMD dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui rangkaian Pelatihan FMD ini, enam peserta PPPK Kanwil Kemenkum Sumatera Selatan diharapkan mampu menjadi aparatur yang berkarakter kuat, menjunjung tinggi nilai Pancasila dan bela negara, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan pelayanan hukum yang profesional dan berkualitas.



