
BATURAJA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan terus berupaya memperluas pemahaman hukum di kalangan pelajar. Pada Selasa (10/3), tim teknis dari berbagai lini melakukan koordinasi strategis ke SMA Negeri 1 Baturaja. Kunjungan ini bertujuan untuk mematangkan persiapan kegiatan sosialisasi mengenai layanan Apostille dan Perseroan Perorangan yang direncanakan sebagai bagian dari program edukasi hukum bagi generasi Z di Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Delegasi Kanwil yang terdiri dari Analis Hukum, Penelaah Teknis Kebijakan, tim Humas, hingga ahli teknologi informasi disambut langsung oleh Wakil Kepala Kesiswaan SMA Negeri 1 Baturaja, Bapak Ridwan. Pertemuan ini membahas detail teknis pelaksanaan guna memastikan penyampaian informasi mengenai layanan unggulan Kementerian Hukum dapat diterima dengan efektif oleh para siswa yang akan segera melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun yang mulai merintis usaha mandiri.
Berdasarkan hasil koordinasi, kegiatan sosialisasi utama akan diselenggarakan pada Rabu, 11 Maret 2026, bertempat di Aula SMA Negeri 1 Baturaja. Pemilihan lokasi ini dinilai representatif untuk menampung peserta yang terdiri dari siswa-siswi kelas XII (tiga), serta para guru dan staf tata usaha. Edukasi ini dianggap sangat relevan bagi siswa kelas akhir yang memiliki potensi untuk melanjutkan studi ke luar negeri maupun yang ingin memiliki legalitas usaha di usia muda.
Materi mengenai layanan Apostille menjadi salah satu poin penting yang akan dibahas, mengingat fungsinya yang krusial dalam menyederhanakan legalisasi dokumen publik untuk keperluan internasional, seperti ijazah untuk beasiswa luar negeri. Sementara itu, materi Perseroan Perorangan akan dipaparkan untuk memberikan wawasan kewirausahaan, sehingga para siswa memahami kemudahan mendirikan badan hukum dengan modal terjangkau serta proses yang sepenuhnya digital.
Acara dijadwalkan dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga selesai. Tim IT Kanwil juga telah memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di aula sekolah guna kelancaran presentasi narasumber. Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mendapatkan teori hukum, tetapi juga solusi praktis atas kebutuhan administrasi internasional dan legalitas bisnis yang mungkin mereka butuhkan di masa depan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menegaskan pentingnya edukasi hukum sejak dini sebagai bekal kompetensi global bagi siswa-siswi di Sumatera Selatan.

